Ringkasan Artikel Jurnal 5

Judul: Pengembangan Sistem E – Commerce dengan Teknologi Komponen dan Framework Berorientasi Obyek

Tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah untuk mendesain dan mengimplementasikan sistem e – commerce dengan menggunakan teknologi kompenen dan framework berorientasi obyek. Penelitian ini diawali dengan analisis dan identifikasi mengenai spesifikasi fungsi sistem e – commerce secara umum. Spesifikasi dikategorikan secara fungsional dalam modul-modul dan obyek-obyek yang dikelompokkan menjadi tiga kategori logika, yakni obyek yang berhubungan dengan aspek presentasi, obyek yang menangani aturan bisnis dan data, serta obyek yang menerima dan menginterpretasi permintaan pengguna dan mengontrol obyek bisnis. Implementasi dilakukan pada platform Java 2 Enterprise Edition (J2EE).

Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi sistem e – commerce. Dari hasil penelitian juga diketahui bahwa dari seluruh rangkaian pengaksesan sistem mulai dari halaman utama hingga selesainya proses transaksi sudah sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Halaman – halaman penting dalam rangkaian tersebut mencakup halaman utama, kategori produk, daftar barang, detail barang, troli belanjaan, log-IN/log-OUT, dan bukti pesanan. Selain itu, terdapat pula fasilitas pencarian dan fasilitas bantuan. Sistem e – commerce ini dirancang agar mudah digunakan untuk memasarkan produk perusahaan.

Pustaka: Surjono, Herman Dwi. Pengembangan Sistem E – Commerce dengan Teknologi Komponen dan Framework Berorientasi Obyek. Yogyakarta, 2000.

Ringkasan Artikel Jurnal 4

Judul: Membuka Toko Online

Banyak manfaat yang didapat dalam membuka toko online. Selain bebas akan pembakaran dan pelemparan oleh masyarakat toko online juga dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan layanan untuk pelanggan, serta mengefisienkan operasi. Perkembangan pengguna toko online dari tahun ketahun semakin bertambah dengan jumlah transaksi hingga ratusan juta dollar. Dibandingkan dengan Negara tetangga Indonesia masih sangat sedikit penguna toko oline ini.

Menurut Adji Gunawan, Associate Partner dan Technology Competency Group Head Andersen Consulting, secara umum ada tiga tahapan menuju E-commerce, yakni:
1.presence (kehadiran), yakni membuat homepage, terutama sebagai storefront. Pekerjaan yang terkait dengan hal ini adalah menyiapkan content, desain dan web hosting-nya. Selain tampilan visual dan content-nya harus bagus, struktur homepage yang dibuat pun harus jelas.
2.Interaktivitas, Paling sederhana, bisa menggunakan fasilitas E-mail di website-nya.
Dua kegiatan di atas masih dapat dilakukan sendiri kecuali untuk web hosting (atau penempatan web)
3.Transaksi. Tahapan yang lebih canggih jika toko online yang dibangun juga menyediakan transaksi online dengan sistem pembayaran kartu kredit secara online. Atau bagi perusahaan yang ikut e-mall dapat menggunakan system pembayaran dari provider penyedia e-mall. Namun, bagi yang berminat membangun sendiri, sebenarnya sekarang sudah ada beberapa provider solusi pembayaran Internet (Internet Payment Solution/IPS), seperti VeriFone, CyberCash, DigiCash dan IBM.
Kebanyakan homepage perusahaan Indonesia baru pada tahapan presence. Internet hanya difungsikan sebagai tempat pengenalan produk dan tidak difungsikan sebagai toko online. Beberapa perusahaan transaksi online di Indonesia antara lain Dyviacom Intrabumi, i2 Mall dari indosat, RisTI shop dan Jatim Mall dari Telkom, dan WasantaraNet dari PT Pos Indonesia. Sudah terdapat formulir pembelian untuk para pembeli, ada juga yang telah menyiapkan kereta belanja walaupun masih dibatasi minimum pembelian. Pembayarannya juga beragam ada yang hanya meminta no. kartu kredit dengan menyebutkan masa berlakunya atau ditambah dengan menyantumkan no. telepon.

Untuk pengiriman barang perusahaan yang akan membuka toko online dapat bekerjasama dengan perusahaan jasa kurir seperti UPS, FedEx dan PT Pos. Bahkan, untuk kebutuhan ekspor sekalipun.

Dengan begitu banyaknya peluang untuk berbisnis dan membuka toko online, diharapkan semoga lebih banyak lagi toko online dari Indonesia, dengan profesionalitas dan pemeliharaan kepercayaan untuk para konsumen.

Artikel jurnal ini dikutip dari www.sentalweb.com tanggal 20 Mei 2009.

Ringkasan Artikel Jurnal 3

Judul: Bisnis di Internet!

Revolusi digital dalam perkembangan bisnis menjadi perbincangan disetiap sesi ekonomi. Perkembangan ekonomi baru ini dimulai saat Peter Drucker meneliti kedatangan para pekerja yang berpendidikan pada tahun 1969. Penggunaan alat-alat untuk membantu dalam bisnis seperti computer menjadi sebuah kebutuhan, dan kebutuhan itu kini berkembang dengan semakin majunya teknologi. Hubungan komputerisasi dengan menggunakan jaringan yang menghubungkan banyak computer memudahkan pendistribusian informasi.

Jaringan ekonomi atau network ekonomi ini melibatkan beberapa sisi antara lain:
1.Kemakmuran dalam kekuasaan baru ini mengalir langsung dari inovasi, bukan dari pengharapan, karena itulah kemakmuran bukanlah usaha menyempurnakan yang sudah dikenal, tetapi justru memperbaiki yang sama sekali tidak dikenal.
2.Kondisi lingkungan yang paling ideal untuk memperbaiki yang tidak dikenal adalah dengan memelihara keunggulan dalam hal ketangkasan dan kecepatan jaringan.
3.Usaha memperbaiki yang dikenal justru dianggap mengabaikan hal-hal yang sudah terkenal dan merusak yang sudah sempurna.
4.Dengan semakin maraknya web mengenai Network Economy, daur daro menemukan, memelihara dan menghancurkan ternyata terjadi lebih cepat dan lebih sering dari sebelumnya.
Network ekonomi memberikan sebuah perubahan, begitu jaringan telah membuat kejenuhan maka akan ada alat baru yang memberikan peluang berikutnya.

Artikel jurnal ini lebih membahas bagaimana kebutuhan akan jaringan ekonomi menjadi sebuah tren bisnis saat ini. Mulai dari datangnya pekerja-pekerja yang memiliki skill baik, berkembangnya alat komputerisasi, dan akhirnya jaringan ekonomi ditemukan dan menjadi kebutuhan. Sebenarnya jaringan ekonomi merupakan alat untuk berbisnis di internet, tetapi artikel jurnal ini malah tidak membahas secara detil apa itu bisnis internet dan bagaimana caranya berbisnis di internet.

Artikel jurnal ini dikutip dari www.sentralweb.com tanggal 20 Mei 2009

Ringkasan Artikel Jurnal 2

Judul: Perjalanan E-Commerce di Indonesia

Beberapa ramalan mengatakan, jika anda saat ini memiliki perusahaan dengan omzet millyaran rupiah tidak masuk dalam e-commerce, dalam waktu sepuluh tahun mendatang perusahaan anda akan jatuh dan gulung tikar. Dari ramalan ini dapat dibayangkan seberapa besar pasar web di dunia. Jurnal ekonomi bisnis juga mengatakan pertumbuhan konsumen dan toko online selalu tumbuh pesat pertahunnya. Tapi perkembangan ini tidak diikuti oleh Indonesia, terbukti dari data APJII, hanya 43 situs saja yang aktif dalam memberikan jasa.

Sebenarnya tidak ada hubungannya antara jumlah pemakai dan pelanggan internet di suatu negara dengan kemampuan perusahaan yang eksis dalam e-commerce. Begitu sebuah perusahaan masuk dalam e-commerce, marketnya juga global. Pasar di internet tidak lagi dibatasi geografis. Target market perusahaan diseluruh dunia adalah semua
orang yang telah menggunakan internet. Bagi perusahaan, berdagang lewat internet sangatlah
menguntungkan. Begitu pula dengan pelanggan, lewat internet, pelanggan menemukan akses langsung ke produsen sehingga biaya otomatis dapat ditekan. Pemanfaatan internet dalam bisnis juga mengakibatkan proses bisnis berlangsung cepat.

Sepertinya isi dari artikel jurnal ini tidak koheren dangan judulnya. Seharusnya dibahasa lebih jauh tentang “perjalanan” dari e-commerce di Indonesia. Dimulai dari sejarahnya, perkembangan awal, bagaimana e-commerce masuk di Indonesia dan saat ini bagaimana keadaan e-commerce di Indonesia.

Artikel jurnal ini dikutip dari www.sentralweb.com tanggal 20 Mei 2009.

Ringkasan artikel jurnal 1

Judul : Konsep Ecommrce

Artikel jurnal yang pertama membahas secara garis besar apa itu e-commerce. Perkembangan e-commerce diseluruh dunia sangat pesat, tetapi perkembangannya di Indonesia masih kurang karena banyak pengguna internet yang menyangsikan keamanan system ini, dan kurangnya pengetahuan tentang e-commerce.

Mekanisme dari e-commerce dijelaskan berikutnya. Pembeli dalam memilih produk yang diinginkan dapat menggunakan shopping chart atau kereta belanja seperti saat kita membeli produk di supermarket. Jika pembeli ingin membayar, mereka biasanya terlebih dahulu mengisi form transaksi untuk mendapatkan informasi lengkap tentang pembeli. Kemudian retailer atau penjual akan mengirimkan produk menggunakan jasa pos ke pembeli.

Dalam pembuatannya sebuah toko online menggunakan jenis software tertentu dalam membuat sebuah situs. Software yang biasa digunakan adalah DB2, Oracle, atau SQL. Alternative pembayaran pada e-commerce dapat menggunakan berbagai macam cara sseperti penggunaan kartu kredit, dengan penggunaan e-cash, smartcard, atau dengan iCheck, yaitu pembayaran dengan menggunakan cek.

Keamanan berbelanja di internet juga didukung dari penggunaan browser, seperti Micrososft Internet Explorer, dan Netscape Navigator. Kedua browser ini bekerjasama dengan vendor kartu kredit yang memberikan jaminan 100% keamanan berbelanja kepada konsumennya. Asli atau tidaknya sebuah situs dapat dilihat dari keikutsertaan mereka pada kumpulan-kumpulan toko internet atau cyber shop, karena cyber shop langsung mengidentifikasi situs mana yang benar-benar toko online.

Jalannya transaksi di internet sekarang lebih aman oleh pengunaan SET (Secure Electronic Transaction). Dengan menggunakan SET, kerahasiaan informasi customer (berupa nama dan nomor kartunya) bisa dijaga. SET menggunakan dua kunci yang merupakan ekstraksi dari rumus alogaritma sehingga akan susah untuk dibobol.

Walaupun keuntungan pembuatan e-commerce cukup tinggi, tapi di Indonesia situs yang terdaftar resmi baru RisTi Shop, yang dimiliki oleh Telkom. Padahal pembuatan toko online mengeluarkan biaya yang lebih sedikit dibandingkan dengan pembuatan toko konvensional. Diharapkan ke depannya akan banyak berkembang situs resmi e-commerce yang tentunya akan menguntungkan penjual dan pembeli. Artikel jurnal ini cukup jelas dalam mendiskripsikan secara garis besar tentang e-commerce. Tentang keadaan e-commerce dan cara operasionalnya sudah tercakup di dalamnya.

Artikel jurnal ini dikutip dari http://www.sentalweb.com tanggal 20 Mei 2009.

UTS E-Commerce 2009

  1. Jelaskan bagaimana hubungan E-Commerce terhadap supply chain management!
    Jawab:
    Hubungan antara supplay chain management dengan e-commerce dapat digambarkan dengan jarngan yang dibuat oleh perusahaan yang menerapkan e-commerce. Pengendalian supplay chain akan semakin cepat dengan pembuatan jaringan. Ekstranet merupakan jaringan internet yang berdasar atau berbasis koneksi antar sebuah bisnis dan supplier, distributor, dan partner. Jaringan ini tidak dibuka untuk umum. Unit bisnis akan lebih cepat memesan produk yang mereka inginkan dari supplier, kemudian menjalakan distribusi dengan pantauan jaringan oleh distributor dan saling kerjasama di dalam pemenuhan atau supplai produk dengan partner. Hubungan unit bisnis dengan stake holdernya pun akan semakin dekat dan dengan cepat terjadi pertukaran informasi di antara pihak-pihak yang berkepentingan. Dengan penggunaan e-commerce, manajemen supply juga diberikan informasi terbaik yang lebih banyak dan pengefisienan biaya akan perolehan informasi untuk manajemen supply.

    Contoh di bawah merupakan sebuah jaringan pada unit bisnis mainan (toys) dapat diilustratsikan seperti gambar di bawah:

    graphic11

    2. Jelaskan bagaimana E-Commece dapat mengurangi siklus waktu, meningkatkan kinerja karyawan dan memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan!
    Jawab:
    Penggunaan jaringan juga akan mengurangi suklus waktu, seperti yang diilustratikan pada gambar diatas, pelanggan tidak perlu datang ke gerai perusahaan untuk membeli barang, begitu pula perusahaan tidak perlu datang langsung ke supplier atau distributor hanya untuk memesan produk dan mengendalikan distribusi produk yang sesuai dengan permintaan konsumen.

    Pembagian kerja karyawan yang sebelumnya masih banyak pekerjaan pada jalur jaringan perusahaan akan semakin diarahkan ke bagian yang lainnya karena jaringan telah difasilitasi oleh extranet dan intranet. Keadaan ini akan memberikan efisiensi kerja dan karyawan akan semakin fokus kepada pekerjaannya yang mengarah pada peningkatan kinerja karyawan.

    Penggunaan e-commerce sangat mendukung pelayanan terhadap pelanggan. Ini karena kemudahan yang diberikan oleh perdagangan elektronik. Pelanggan dapat melakukan transaksi dan pemilihan produk di beberapa tempat sekaligus. Lebih banyak produk dan jasa yang dapat ditawarkan kepada pelanggan. Pelanggan juga dapat menentukan sendiri jenis produk atau jasa yang diinginkan. Produk dan jasa yang lebih murah karena pelanggan tidak perlu pergi ke gerai perusahaan. Pengiriman yang cepat. Tersedianya informasi. Dapat berpartisipasi langsung dalam pelelangan. Penggunaan komunikasi eltronik. Dan tentu saja tidak dikenakannya pajak penjualan untuk pelanggan.

    3. Bandingkan antara “marketplaces” dengan “marketspaces”. Apa keunggulan dan keterbatasan masing-masing!
    Jawab:
    Pada hakikatnya e-marketspace merupakan infrastruktur dari e-marketplace. Marketspace adalah sebuah marketplace dimana pembeli dan penjual melakukan pertukaran barang-barang atau jasa dengan uang (atau dengan barang atau jasa lainnya), tetapi delakukan dengan sangat elektronik. E-marketplace adalah sebuah pasar online, biasanya business to business, dimana penjual dan pembeli melakukan pertukaran barang atau jasa.

    Keunggulan dari e-market ini adalah:
    Adanya catalog elektronik yang mudah di “up to date”
    Fasilitas search engine yang memungkinkan konsumen untuk membandingkan produk-produk yang dijual.
    Kereta belanja elektronik yang membantu.
    Fasilitas pelelangan elektronik.
    Pemudahan sistem pembayaran.

    Kelemahan dari e-market adalah:
    Terkadang ada beberapa konsumen yang akan merasa puas jika melihat langsung produk sebelum membeli.
    Masalah keamanan dan privasi pelanggan.
    Legalitas dari perusahaan yang ikut dalam e-commerce, yang kemungkinan menyebabkan penipuan konsumen.

    4. Bandingkan harga Sony digital Camera pada: shopping.com, mysimon.com, bottomdollar.com, bizrate.com, dan pricescan.com. Situs mana yang memberikan harga terbaik? Dimana anda mendapatkan informasi terbaik?
    Jawab:
    Perbandingan harga sony digital camera tipe cyber shot ®DSC W – 90 silver pada shopping.com, mysimon.com, bottomdollar.com, bizrate.com, dan pricescan.com
    Shopping.com  $143 – $295 (amazon $295,05; compu vest $142,99; sony $159,99)
    My simon.com $143 – $295 (amazon $295,05; compu vest $142,99; sony $159,99)
    Bottomdollar.com  Y2incusa $178, hotobhaga $185
    Bizrate.com  amazon $295
    Pricescan.com  sony style (refurbished) $159,99; office depot $249,99

    Menurut saya, informasi terbaik didapat dari my shopping.com karena dalam situs tersebut harga yang ditawarkan harga dari berbagai toko dengan range harga yang berbeda – beda. Selain itu, untuk mendapatkan informasi pada situs ini cukup mudah. Pengguna situs shopping.com hanya harus mengikuti petunjuk yang tersedia.

    5. Jelaskan bagaimana trust, kepuasan, loyalitas konsumen pada E-Commerce! Jawab:
    Situs – situs e commerce harus mampu menyediakan barang sesuai yang mereka display dalam situs. Dengan kemampuan seperti itu, maka konsumen akan loyal, percaya, dan puas terhadap layanan perusahaan dengan situs e commerce. Selain itu, kontak layanan konsumen juga berperan sangat penting dalam menjalankan bisnis menggunakan situs e commerce.

    6. Jelaskan bagaimana penerapan segmentasi pada E-Commerce!
    Jawab:
    Penerapan segmentasi atau klasifikasi pada e-commerce antara lain:
    a. Business-to-business (B2B)
    Model E-Commerce di mana semua peserta adalah bisnis atau organisasi lain.
    b. Business-to-consumer (B2C)
    Model E-Commerce dimana semua bisnis menjual ke pembeli individual.
    c. E-tailling
    Pengecer online, biasanya B2C
    d. Business-to-business-to-consumer (B2B2C)
    Model E-Commerce dimana suatu bisnis menyediakan beberapa produk atau melayani untuk suatu klien bisnis yang mempunyai pelanggan sendiri.
    e. Consumer-to-business (C2B)
    Model E-Commerce dimana individu menggunakan Internet untuk menjual produk atau jasa ke organisasi atau individu mencari para penjual untuk menawarkan atas produk atau jasa yang mereka perlukan.
    f. Consumer-to-consumer (C2C)
    Model E-commerce dimana konsumen menjual secara langsung ke konsumen lainnya.
    g. Peer-to-peer
    Teknologi yang memungkinkan jaringan computer lainnya untuk berbagi data dan pengolahan satu sama lain secara langsung; dapat digunakan dalam C2C, B2B, dan B2C.
    h. Mobile-commerce (m-commerce)
    Aktifitas dan trasaksi E-commerce yang dijalankan pada sebuah lingkungan wireless.
    i. Location-based commerce
    Transaksi e-commerce yang ditargetkan pada individual di lokasi yang spesifik, dan waktu yang spesifik pula.
    j. Intrabusiness E-Commerce
    Kategori e-commerce yang mencakup semua aktifitas internal organisasi dan mengikutsertakan pertukaran barang, jasa, atau informasi diantara berbagai unit dan individu dalam sebuah organisasi.
    k. business-to-employees ( B2E)
    Model E-Commerce dimana suatu organisasi mengirim jasa, informasi, atau produk ke karyawan per individunya.
    l. perdagangan kolaboratif ( c-commerce)
    Model E-Commerce di mana individu atau kelompok berkomunikasi atau bekerja sama secara online.
    m. e-learning
    Pengiriman informasi online untuk tujuan pelatihan atau pendidikan.
    n. Pertukaran ( elektronik)
    Suatu pasar publik elektronik dengan para banyak pembeli dan banyak penjual
    o. Exchange-to-exchange ( E2E)
    Model E-Commerce dimana pertukaran elektronik secara formal menghubungkan untuk satu sama lain untuk kepentingan menukarkan informasi.
    p. E-government
    Model E-Commerce dimana suatu kesatuan pemerintah membeli atau menyediakan barang-barang, jasa, atau informasi ke bisnis atau warganegaranya per individu.

    7. Cari contoh 3 situs yang menerapkan B2B menggunakan E-Commerce. Berikan gambaran tentang situs-situs tersebut.
    Jawab:
    Contoh situs B2B yang menggunakan e-commerce :
    http://www.ttnet.net
    Shanghai Jianye Heavy Industry Machinery Co., Ltd merupakan sebuah perusahaan internasional yang menjual konstruksi mesin tambang pada negara – negara asia tenggara, eropa, afrika, hongkong, dan Taiwan. Seperti pada situs B2B sebelumnya, pada situs ini terdapat profil perusahaan, kontak layanan konsumen, dan produk yang diproduksi oleh perusahaan. Dalam situs ini, tersedia secara lengkap informasi produk yang diproduksi oleh perusahaan beserta segala kelebihan yang dimiliki oleh produk.

    http://www.sanjosedelta.com
    merupakan sebuah perusahaan manufaktur keramik alumina. San Jose Delta Associates Inc. beralamat 482 Sapena Court Santa Clara, California 95054. Dalam situs ini terdapat bagian2, yaitu profil perusahaan, bagian servis, perpustakaan teknis, dan kontak untuk layanan konsumen. Untuk masalah pembayaran dari barang yang telah dipesan, perusahaan menerima pembayaran menggunakan Visa, MasterCard, dan Ducover. Dalam situs ini, tidak hanya disediakan informasi yang berhubungan dengan produk yang dijual oleh perusahaan, tetapi juga informasi mengenai kategori produk yang diproduksi dan dapat digunakan sebagai acuan konsumen dalam menentukan baik tidaknya suatu barang.

    http://www.mmmcl.com
    Max Metal Material Co., Ltd merupakan sebuah produsen dan distributor terkenal dari stainless steel, carbon steel dan alloy steel di Cina. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1994, kami utamanya memproduksi dan menjual pipa dan tube stanless, dan lain – lain. Seperti pada situs B2B sebelumnya, pada situs ini terdapat profil perusahaan, kontak layanan konsumen, dan produk yang diproduksi oleh perusahaan. Dalam bagian produk, terdapat standar produk, material pembentuk produk, dan rentang dimensi produk.

Membandingkan Beberapa Situs Belanja

Sekarang saatnyanya kita memberikan komentar tentang website yang biasa dipakai untuk berbelanja di internet. Disini kita akan mengambil 5 websites yang terkenal, yaitu fastncheap.com, bhineka.com, mixan.com, amazon.com, dan barnersandnoble.com. Kita mulai mulai dari fastncheap.com, komputer dan PC asesoris online yang sangat terkenal. Saat pertama membuka web ini, halaman pertamanya sudah terlihat sekali bahwa web ini adalah sebuah “toko” komputer. Saya mengakses web ini tanggal 18 Maret 2009, disana sudah terpampang berbagai macam produk komputer lengkap dengan harganya walaupun keterangan fiturnya sedikit. Sama seperti situs belanja online lainnya, seperti kereta belanja, search product, dan genre product yang ditawarkan, yang menarik untuk saya adalah adanya alamat customer service, whole seller, dan komentar pelanggan yang tertera cukup besar di bawah halaman. Ini akan memberikan kemudahan untuk pelanggan untuk mendapatkan pelayanan dari fastncheap.

Bhineka.com adalah situs belanja online yang “asli” Indonesia, di halaman pertamanya terdapat shot out artikel tentang faces of Indonesia, benar-benar meng-Indonesia sekali. Dengan warna halaman dasar hijau dan penataan penempatan product yang baik, membuat situs ini nyaman dilihat oleh calon pembeli. Terdapat short cut untuk layanan kredit dan kurs penukaran US dollar ke Rupiah yang sangat membantu dalam mengecek harga.

Salah satu situs belanja yang cukup sederhana bahkan mirip seperti halaman koran adalah mizan.com Situs ini memang merupakan “toko” buku, tetapi menurut saya kurang menjual. Ada beberapa artikel yang dimuat dan ulasan buku yang menjadikan calon pembeli sepertinya malas untuk membaca. Memang dikususkan untuk buku religi tapi setidaknya jika situsnya diberi background yang cukup menarik maka akan membuat calon pembeli akan semakin menyenangi untuk membuka website ini.

Beberapa dosen saya sering mengulas amazon.com, mereka sering membeli buku melalui situs ini. Situs ini menjual berbagai macam produk, mulai dari buku hingga perlengkapan industrial. Tampilan halaman utamanya juga cukup menarik, dengan berbagai gerai produk lengkap dengan harganya. Amazon juga memiliki visa card yang sangat membantu pelangganya dalam berbelanja.

Di halaman utama Barnersandnoble.com terdapat gerai berjalan yang sangat menarik. Tampilan situs toko buku ini lengkap sekali. Ada review buku, buku favorit pembaca sebagai tambahan referensi, informasi DVD terbaru, dan mainan kreatif yang mendidik. Terasa sangat nyaman dalam memilih produk dalam situs ini, dengan keterangan informasi yang lengkap pula.

Situs belanja di atas memilki genre produk masing-masing. Fastncheap.com dan bhineka.com khusus menjual computer dan PC online, mizan.com dan barnesandnoble.com yang menjual buku, dan amazon.com yang mencakup kedua-duanya. Untuk toko computer online, fastncheap dan bhineka sangat bersaing, kedua situs ini menawarkan yang terbaik. Ini membuktikan produk dalam negri, seperti bhineka.com tidak kalah dengan produk luar. Perbaikan mungkin perlu untuk mizan.com agar tidak kalah dengan situs luar barnesandnoble.com yang penyajiannya lengkap sekali.

Generalized dan Specialized E-Mall

emallSemakin padatnya aktifitas dan kegiatan sehari-hari membuat orang-orang beralih pada sesuatu yang mudah dan simple, bahkan saat berbelanja. Internet, media informasi yang juga memfasilitasi kegiatan belanja, menawarkan berbagai macam pilihan untuk konsomen dalam berbelanja. Sebuah situs perusahaan dagang atau jasa biasa menawarkan produk mereka atau mereka akan bergabung pada sebuah “pasar” yang memuat berbagai macam situs unit bisnis. Pasar ini sering disebut e-mall atau electronic mall.

Di dunia nyata ada dua jenis tempat perbelanjaan atau mall. Ada yang menjual berbagai macam produk, ada juga yang mejual satu jenis produk dalam satu tempat. Begitu juga dengan e-mall. Ada dua jenis e-mall, generalized dan specialized. Contoh specialized e-mall misalnya, http://www.emalldirect.com/. E-mall ini mejual khusus computer dan perlengkapannya. E-mall ini berasal dari India. Jika kita membuka halaman utama maka akan terlihat beberapa contoh gambar notebook dari beberapa merk. Ini semakin menegaskan tentang dimana situs ini bergerak, dan ini juga memperindah tampilan dari halaman utama. Ada berbagai macam pilihan kategori yang dapat kita lihat, sesuai dengan produk yang kita inginkan. dilengkapi dengan kereta belanja dan keterangan kartu kredit apa yang dapat dipakai dalam pembayaran. Specialized e-mall dalam negri contohnya adalah http://database.deptan.go.id/bisnis/pertanian_emall.htm. Kemungkinan karena merupakan database, e-mall ini terlihat sangat sederhana. Halaman utamanya berupa halaman putih dengan 5 alamat homepage yang menjual berbagai kegiatan pertanian, dan bahkan ada satu homepage tentang perkutut. Lembaga publik seharusnya dapat melayani masyarakat setidaknya dapat memberikan fasilitas informasi dengan pembuatan e-mall, tapi sayangnya homepage ini sangat sederhana. E-mall terkadang juga dipromosikan atau dimuat oleh situs blog dan forum. Seperti fashion emall di blogged.htm, blog ini menghubungkan ke situs-situs gadget yang kita inginkan. indoforum.org juga menawarkan kepada anggotanya bagi yang ingin mempunyai e-store atau yang menginginkan untuk mempromosikan toko komputernya untuk masuk ke http://www.waroengdata.com

E-mall yang banyak dijumpai adalah generalized e-mall yang menjual berbagai macam produk. Contoh e-mall ini di Indonesia misalnya www.belanjadiskon.com , tampilan e-mall ini sangat menarik, informasi yang disediakan juga lengkap. Mulai dari pakainan, gadget, furniture, perawantan tubuh, hingga otomotif. Selain itu e-mall ini juga terdapat artikel umum sebagai tambahan informasi dan tips belanja. Contoh lainnya adalah emall.com itu sendiri. E-mall ini sudah sangat terkenal. Kategorinya pencariannya juga beragam. Terdapat 16 kategori untuk pencarian produk. Generalized ataupun specialized, e-mall harus dapat memenuhi kebutuhan dari konsumennyanya, mulai dari lengkapnya kategori pencarian, informasi produk; seperti gambar, spesifikasi yang jelas dan benar, cara pembayaran dan garansi. Semakin banyak cara untuk mempermudah aktifitas kita dan semua tergantung kebijakan kita untuk memilih dan memakainya.

Perkembangan Internet di Dunia dan Indonesia

Sekarang dunia dapat dirasakan semakin menyempit dan semua informasi dapat dengan cepat diterima diseluruh dunia. Kemudahan dan ketersediaan teknologi informasi memberikan banyak ruang bagi manusia untuk berinteraksi satu dengan yang lainnya, walaupun dalam ruang gerak yang berjauhan. Dengan internet, manusia di penjuru dunia dapat menambah relasi, misalnya dengan chating, dapat menerima siaran berita di luar negri melalui program streaming, melakukan kegiatan bisnis, jual beli, negosiasi, bahkan tawar menawarpun dapat di lakukan tanpa tatap muka terlebih dahulu.
Perkembangan internet di dunia dari tahun ke tahun semakin lekat dalam kehidupan manusia. Bahkan tercatat 23,5% penduduk dunia adalah pengguna internet pada tahun 2008 (www.internetworldstats.com)

world2008users

Dari 1,5 miliar pengguna internet saat ini 41% berada di Asia, Eropa 25%, Amerika Utara 16%, dan Afrika menjadi benua dengan tingkat pengguna internet terkecil di dunia, yakni hanya 5.6%. Persentase pengguna internet di Indonesia, diperkirakan hanya 13% dari keseluruhan penduduk Indonesia, masih kalah jauh dengan negara-negara ASEAN yang lain seperti Malaysia (62,8%), Thailand (20,5%), dan Vietnam (24,2%). (nusantaranews.worldpress.com).
Internet sangat memudahkan kegiatan manusia ditengah semakin padatnya aktifitas pada jaman sekarang ini. Semakin banyak konsumen akan memanfaatkan fasilitas ini untuk mendapatkan produk yang mereka inginkan. Kepercayaan akan mutu produk dan kemudahan mungkin menjadi alasan utama. Sekitar 500 juta orang menggunakan internet dalam seminggu, seperti yang dilansir oleh wisegeek.com dari laporan Nielsen Ratings kepada kantor CIA untuk Serverwatch.. Keadaan ini juga kemungkinan sangat mungkin untuk terjadi di Indonesia, mengingat internet di dalam negri juga semakin berkembang, apalagi dengan kebijakan dari perusahaan telekomunikasi nasional untuk programnya internet masuk desa.
Laporan Nielsen Ratings juga mengatakan diperkirakan ada 155 juta website di internet. Angka ini masih belum dapat dipastikan juga, karena semakin berfluktuasinya jumlah website dari bulan ke bulan di seluruh dunia. Secara kasar diperkirakan juga ada sekitar 75 juta server di seluruh dunia. Sebagian besar server ini dipergunakan untuk kegiatan komersial. Ini berarti banyak sekali perusahaaan atau kegiatan bisnis menggunakan internet sebagai media penyebaran informasi tentang produk mereka kepada konsumen.
Selain dipergunakan oleh sebuah organisasi usaha komersial, internet juga di pergunakan oleh organisasi sebesar tingkat Negara untuk kegiatan komersial, untuk menjalin hubungan antar bangsa. Kegiatan ekspor impor, dan seperti isu yang hangat saat ini yakni sebagai salah satu infrastruktur pariwisata. Indonesia dengan slogan pariwisatanya Visit Indonesia 2008, yang diluncurkan pada tahun 2008, dikabarkan telah menghabiskan 17 miliyar rupiah hanya untuk membuat website.(www.iimrusyani.com). Ini membuktikan tahun demi tahun semakin banyak pula biaya yang dihabiskan oleh organisasi dalam menggunakan internet.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!